PIDIE JAYA РPermintaan Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas kepada Pemerintah Aceh usai pelantikan dirinya sebagai Bupati Pidie Jaya sulit ditolak oleh Pemerintah Aceh.

“Mengacu pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Provinsi Aceh dan Nasional, permintaan beliau (Aiyub Abbas) sulit untuk saya tolak,” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas-Said Mulyadi di Aula DPRK setempat, Senin (4/2).

Dikatakan, kegiatan rehab rekon atau rehabilitasi dan rekonstruksi di Pidie Jaya memasuki tahap akhir, sejumlah fasilitas dan sarana publik belum dibangun, sedang dibangun, dan ada juga yang telah siap dibangun. Ia meminta kepada Pemerintah Pidie Jaya dapat memastikan bahwa proses rehab rekon betul-betul memenuhi target seperti yang direncanakan sebelumnya.

“Pendampingan dan dukungan penuh akan diberikan oleh Pemerintah Aceh dan semua pembangunan harus kita lakukan bersama-sama. Kabupaten Pidie Jaya adalah salah satu daerah dengan risiko bencana yang juga tergolong tinggi, Pulau Sumatera dilintasi oleh cincin api atau Ring of Fire yang rawan terhadap bencana,” jelasnya.

Nova Iriansyah meminta kepada Aiyub Abbas dan Said Mulyadi untuk terus mendorong semangat reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan di Pidie Jaya, dan selalu membangun komunikasi efektif dengan legislatif serta mengupayakan pembahasan dan pengesahan APBK selalu tepat waktu agar pembangunan setiap tahunnya dapat dimulai lebih awal.

Menurut statistik Mendagri, kata Nova, kepala daerah yang bertahan dengan pasangannya di seluruh Indonesia hanya tiga persen. Aiyub Abbas dan Said Mulyadi berada dalam persentase tersebut.

“Aiyub Abbas dan Said Mulyadi adalah termasuk orang-orang yang istimewa. Oleh karenanya, mari sama-sama kita dukung mereka mewujudkan visi-misinya dalam membangun Pidie Jaya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Plt Gubernur Aceh, menurut data BPS, angka kemiskinan di Pidie Jaya masih relatif tinggi. Namun Kabupaten yang baru dimekarkan 12 tahun lalu dari Kabupaten Pidie itu dapat menekan angka kemiskinan mulai dari tahun 2013.

Nova juga meminta Pemerintah Pidie Jaya untuk mengenjot semua komoditi di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Dari sektor perkebunan. Salah satunya, coklat merupakan komoditi yang dapat diunggulkan oleh Pidie Jaya.

“Coklat terbaik itu ada di Pidie Jaya. Tanah di Pidie Jaya nyaris sempurna, dengan potensi yang begitu subur tentu besar sekali peluang Pidie Jaya untuk meraih kesejahteraan masyarakatnya,” jelasnya. (AJNN.net/Muksalmina)